Minggu, 5 Januari 2014
Desa Sidodadi Asri, Lampung Selatan. Selama liburan setiap minggu nya aku pergi ke vihara Paramitha Bakti untuk berdoa dan sembari mengajarkan anak-anak mengenai agama Budha atau pelajaran-pelajaran yang mereka tidak mengerti.
Sungguh ironis di jaman yang serba modern dan segala informasi dapat kita lihat di mana pun, berbeda dengan mereka. Mereka adalah anak-anak yang rata-rata orang tuanya bekerja sebagai petani, peternak kambing, dan juga penjaga vihara yang penghasilannya tidak menentu di setiap bulan nya.
Rata-rata dari anak-anak tersebut kesulitan dalam hal bahasa inggris, matematika dan bahasa indonesia. aku tidak hanya mengajar, tetapi aku juga belajar bagaimana menghadapi anak-anak, bagaimana cara meningkatkan motivasi mereka untuk belajar dan percaya diri. Di sana aku juga menyadari bahwa apa yang kita miliki dan dapatkan sekarang ini belum tentu orang lain juga merasakan.
Kita disekolah kan di tempat yang terbaik dengan segala fasilitas memeadai, tetapi mereka hanya bersekolah di tempat yang seadanya dan berusaha untuk tidak pesimis akan mimpi-mimpi dan cita-cita yang mereka ingin capai.
![]() |
| saat menari & bernyanyi ehipassiko |
thanks y udah baca
please comment :)
by: Harlina Naga Wijaya

.jpg)

wahh bener banget tuh! thanks ya mbak, saya jadi lebih bersyukur. hehe
BalasHapusgood :) I learned that we must learn to be grateful every day for what already exists, and learn not to always look up but learn to look down
BalasHapusTerlihat sangat menyenangkan dan kamu sangat menikmati pengalaman yang didapat saat liburan ya. Penggunaan dalam tata Bahasa Indonesia sudah cukup baik, mungkin untuk beberapa kata saja perlu EYD.
BalasHapusHana Anggraini Putri - 1701348905
liburan kamu sangat bermanfaat dan terlihat menyenagkan ya :)
BalasHapusperasaan yang kamu rasakan juga sudah cukup jelas tergambar dalam ceritanya
Reistamy Meilanda. L
1701345411